Kampar,Harimaupagi.com – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai Lahan Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Polsek Siak Hulu bersama KOPPSA-M secara resmi melaksanakan Penanaman Jagung Kuartal II dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional Tahun 2026. Kehadiran Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, S., S.I.K., bersama rombongan disambut dengan iringan rebana yang dimainkan oleh ibu-ibu Desa Pangkalan Baru sebuah penyambutan yang hangat dan penuh kearifan lokal yang menambah kekhidmatan momen bersejarah tersebut. Tidak kurang dari 200 orang hadir menyaksikan dan terlibat langsung dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.20 hingga 10.30 WIB tersebut.
Deretan tokoh penting hadir dalam kegiatan yang sarat makna ini. Selain Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S. S.IK, M.H turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Iib Nur Saleh, S.Kom, M.H, Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., seluruh PJU Polres Kampar, Kapolsek Siak Hulu Kompol Deni Afrial, S.Pi, M.H, Camat Siak Hulu Irwansyah, S.STP, Danramil 06 Siak Hulu Kapten Inf. Diding S. Kepala Koordinasi BPP Siak Hulu Rosmita, SP., Ketua KOPPSA-M Nusirwan beserta pengurus, PPL Desa Pangkalan Baru, Ninik Mamak 4 Batu Desa Pangkalan Baru, serta seluruh anggota Kelompok Tani KOPPSA-M. Kehadiran lintas sektor yang begitu lengkap ini menjadi cerminan nyata bahwa program ketahanan pangan bukan hanya urusan satu pihak, ia adalah tanggung jawab bersama yang hanya bisa terwujud melalui kolaborasi yang solid.

Acara dibuka dengan pembacaan doa oleh Aiptu Khairi Lasyadid, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KOPPSA-M, Nusirwan, yang menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehadiran Kapolres Kampar dan seluruh rombongan di Desa Pangkalan Baru.
Kehadiran Bapak beserta jajaran merupakan suatu kehormatan dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun sinergi serta memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan seluruh stakeholder demi kemajuan bersama. Semoga kegiatan penanaman jagung ini dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Nusirwan dengan penuh ketulusan.
Camat Siak Hulu, Irwansyah, S.STP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kampar dan seluruh rombongan yang hadir. Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap program ketahanan pangan yang merupakan bagian dari program swasembada pangan pemerintah. Namun Irwansyah juga menyampaikan pesan yang menohok dan jujur kepada seluruh hadirin. “Semoga jagung ini dalam penanamannya dalam kondisi berhasil jangan hanya seremonial saja,” tegasnya.
Pesan ini disambut anggukan setuju dari seluruh hadirin, mengingatkan semua pihak bahwa keberhasilan sejati diukur dari hasil panen, bukan dari kemegahan seremonial.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S. S.I.K, M.H dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan penanaman jagung Kuartal II ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional sebagaimana yang menjadi program prioritas Presiden RI. Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua KOPPSA-M dan seluruh petani yang telah memfasilitasi terlaksananya agenda ini. “Pada dasarnya, inilah yang diharapkan pemerintah terjalinnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, serta para petani dalam menghadirkan ketahanan pangan sebagai bagian dari implementasi Asta Cita untuk kesejahteraan masyarakat.
Semoga penanaman jagung ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan benar-benar memberikan hasil yang bermanfaat dan berkelanjutan,” tegas Kapolres. Ia juga secara khusus meminta Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru untuk fokus mengawal program penanaman jagung ini hingga panen.
Tepat di lahan KOPPSA-M dengan titik koordinat 0.374282, 101.601344, proses penanaman jagung pipil secara simbolis dilakukan bersama oleh Kapolres Kampar dan seluruh tamu undangan yang hadir. Sebanyak 160 kilogram bibit jagung pipil ditanam di lahan seluas 10 hektare dengan pola monokultur dalam kondisi bibit dan tanah yang baik serta bebas banjir. Penanaman dilaksanakan mulai 9 Mei 2026 dengan prediksi panen pada 9 Agustus 2026 tiga bulan ke depan yang akan menjadi pembuktian nyata bahwa program ini bukan sekadar acara penanaman, tetapi komitmen jangka panjang yang akan terus dikawal hingga hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Desa Pangkalan Baru dan sekitarnya.
Kehadiran Ketua Umum Ormas LCI Sunggul Manalu bersama Sekretaris Umum Ormas LCI Tri Wahyudi turut menambah dukungan lintas elemen masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Kehadiran keduanya juga menjadi bentuk komitmen nyata Ormas LCI dalam mendukung program-program strategis pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan pemberdayaan petani desa. Momentum penanaman jagung tersebut dinilai bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan langkah konkret membangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, aparat, kelompok tani, dan elemen masyarakat demi terciptanya swasembada pangan yang kuat dan mandiri. (MO/HMP/POL/SM)


















