Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Cafe Remang Remang Di Desa Lipat Kain Selatan Meresahkan Warga Sekitar, Kades Tutup Mata Jadi Gemerlap

479
×

Cafe Remang Remang Di Desa Lipat Kain Selatan Meresahkan Warga Sekitar, Kades Tutup Mata Jadi Gemerlap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

 

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kampar, Harimaupagi.com – Desa lipat kain selatan adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan Kampar kiri kabupaten kampar Prov. Riau. Desa lipat kain selatan dikenal taat kepada Ninik mamak setempat, dan menjunjung tinggi norma adat (aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku masyarakat dalam suatu komunitas atau daerah berdasarkan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi).

Sungguh sangat disayangkan, telah beredar informasi di kalangan masyarakat, tepatnya di desa lipat kain selatan (Napan) di pinggir jalan lintas pekanbaru taluk kuantan. Telah merebak cafe Remang remang yang diduga menjadi tempat maksiat dan prostitusi karena bos cafe menyediakan wanita cantik didalam nya untuk menemani tamu (Pria hidung belang).

Sebagaimana salah satu warga desa lipat kain selatan, Jumat (6/12/2024) kepada Awak Media mengatakan, bahwa benar keberadaan cafe warung remang remang tersebut, ada wanita penghibur didalam cafe itu Pak Wartawan dan ini sungguh sudah sangat meresahkan kami, bagaimana tidak, banyak yang datang ke sana(cafe) laki-laki yang sudah beristri, kalau yang masih lajang, urusan mereka la itu” ucapnya yang tidak mau disebutkan namanya.

Dijelaskan salah satu warga,” Ada pun nama orang pemilik cafe di Napan ini adalah Cafe bu Iyur, Cafe pak Sadi, Cafe bu Uyun, Cafe pak Jait, Cafe Uda, dan Cafe sebelah warung Ica. Cafe tersebut sangat meresahkan, mengganggu ketenangan waktu dimalam hari karna suara musiknya menggelegar,” terangnya

Menurut informasi bahwa ibu ibu pengajian wirit Yasin, sudah berapa kali anggota wirit Yasin desa lipat kain selatan melarang supaya ditutup tempat tersebut, sebab berlawanan dengan ajaran agama Islam, mayoritas penduduk disini semua agamanya Islam, dan sudah kami sampaikan kepada kepala desa, namun tetap saja Cafe tersebut di buka,” ungkapnya kepada Wartawan.

Saat Awak Media menelusuri kebenaran informasi keberadaan cafe tersebut, yang diduga telah meresahkan warga setempat dan sekitarnya, setelah sampai dilokasi yang diceritakan warga, benar adanya Awak Media melihat keberadaan cafe tersebut dan mendatangi satu persatu, bahwa benar nama nama pemilik dari cafe yang di sebutkan warga berada di desa lipat kain selatan (Napan), jalan lintas pekanbaru taluk kuantan.

Melalui media ini masyarakat sekitar khususnya warga desa lipat kain selatan mengecam keras keberadaan cafe yang diduga untuk dijadikan sebagai kandang tempat maksiat, meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Pol- PP) pemerintah kabupaten Kampar untuk menertibkan, meminta kepada aparat penegak hukum (APH) Polsek lipat kain menindak keras nama nama pemilik cafe sesuai peraturan, sebagaimana diatur dalam pasal 503 angka 1 KUHP Mengatur tentang ancaman pidana bagi pelaku yang membuat riuh atau ingar sehingga mengganggu waktu tidur orang di malam hari.

Hingga berita ini dilangsir dan di Uploud ke Media Online, sampai saat ini belum ada tanggapan dari Kepala Desa lipat kain selatan. (MO/HMP/Tim)

 

Sumber : Warga Desa Lipat Kain Selatan (Napan)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *