Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

KNPI Riau Sorot Penggunaan Anggaran di PT Riau Petroleum Kampar, Kinerja Nol Besar

23
×

KNPI Riau Sorot Penggunaan Anggaran di PT Riau Petroleum Kampar, Kinerja Nol Besar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pekanbaru, Harimaupagi.com – Masyarakat mempertanyakan status, peran, fungsi dan kebermanfaatan posisi Direktur PT Riau Petroleum Kampar.

Pasalnya, anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau itu semenjak pergantian Direksi dan Komisaris terkesan jalan ditempat bahkan dianggap hanya sekedar menghabiskan anggaran saja.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Faktor Pengetahuan dan Pengalaman menjadi hambatan bagi anak perusahaan BUMD Riau itu untuk keluar dari segala keterpurukan, ditambah lagi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ditunjuk mengisi posisi Direksi maupun Komisaris di Perusahaan tersebut yang minim dari segala hal.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, bahwa Nomenklatur PT Riau Petroleum Kampar sangatlah tidak berguna, posisi Anak Perusahaan itu cukup menjadi bahagian dari Wilayah Kerja (WK) dan atau Wilayah Operasional PT Riau Petroleum (Holding). Jangan lagi ditambah-tambah dengan Dimensi yang tidak penting, selain pemborosan anggaran, Nomenklatur seperti itu justru mempersulit terjadinya perubahan dan perbaikan ditubuh BUMD Provinsi Riau.

Melalui unsur Wakil Sekretaris DPD KNPI Provinsi Riau, dijelaskan bahwa selama ini PT Riau Petroleum Kampar telah mencatatkan produksi minyak yang kurang Produktif bahkan acap kali diluar dari target yang telah ditentukan oleh pihak SKK Migas, sebagai BUMD yang kerap “menyusui APBD” di Provinsi Riau, PT Riau Petroleum Kampar fokus saja pada sektor Energi, Minyak dan Gas Bumi, jangan lagi sibuk dengan istilah bagi-bagi jatah Lewat Nomenklatur seperti PT Riau Petroleum Kampar.

“Iya pak, kemarin itu saya juga dalam kapasitas sebagai Wartawan bertemu dengan saudara Hengky Primana, bocah kemarin sore yang berlagak macam betul dan terkesan norak justru panik ketika saya pertanyakan soal kinerjanya di PT Riau Petroleum Kampar, kelihatan sekali tak ada mutunya. Begitu saya bertanya, lantas anak ingusan itu langsung menjawab, bahwa pertanyaan itu tidak ada hubungannya, yah saya ketawa saja” ujar Ade Hariasanti alias Adek Ciput, seraya keluar dari tempat acara tersebut.

Pengurus DPD KNPI Provinsi Riau itu, bersama-sama dengan rekan sejawat lainnya berkali-kali mempertanyakan soal nasib PT Riau Petroleum Kampar, namun bocah yang terkenal handal dengan ilmu Jilat Menjilat itu justru terkesan panik dan cemas, hingga akhirnya Acara Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan oleh Kelompok Siluman yang bernama PeHR, Persatuan Hijau Riau itu menjadi Hening seketika.

Hingga berita ini diterbitkan, Sabtu (14/3/2026) Hengky Primana yang juga pernah Viral soal Skandal Kasus IPK (Nilai Kuliah) dari Kampusnya hanya 1,99 itu segera disurati kebeberapa instansi terkait.

Masyarakat juga kembali menyentil telinga Hengky Primana, terutama bagi Relawan Abdul Wahid. Bocah kemarin sore yang dinilai seperti pepatah, kacang lupa dengan kulitnya itu, ketika Abdul Wahid masih aktif sebagai Gubernur Riau, Hengky Primana sibuknya bukan main, angkat telor terus, namun giliran Abdul Wahid masuk penjara, tak terlihat lagi bocah ingusan tersebut, pasca diberikan penghidupan lewat jabatan di PT Riau Petroleum Kampar.

Begitu juga dengan Pemimpin Riau saat ini, Hengky Primana justru terkesan tidak menghargai posisi Ir H SF Hariyanto MT selaku Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

Kini, Hengky Primana terlihat sedang “menempel” dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan S.IK MH M.Hum, pola-pola yang lama tetap diterapkan, yakni Jilat Menjilat dan menggunakan nama besar Kapolda Riau sebagai tameng dalam menghadapi persoalan hukum dikemudian harinya. Stigma kebal hukum sedang dibangun oleh Direktur PT Riau Petroleum Kampar tersebut.

“Bagaimana ya pak? Gaya bocah ingusan itu macam betul aja, Nilai Kuliahnya Nol Besar, tapi berlagak macam bauk kentut. Kami bukan sekedar Pengurus KNPI Provinsi Riau, namun juga dalam kapasitas sebagai Wartawan mempertanyakan kinerja beliau di PT Riau Petroleum Kampar, tapi justru dijawab dengan nada ketus dan penuh arogan. Norak kali manusia seperti itu. Hidupnya dari Jilat Menjilat dan Olah Mengolah, tapi sombongnya bukan main. Kami minta segera dilakukan Audit Investigasi terhadap penggunaan anggaran di PT Riau Petroleum Kampar tersebut, jangan sampai BUMD ataupun anak perusahaannya Hancur akibat diisi oleh SDM rendah seperti Hengky Primana, Alfatehah” tutup Wakil Sekretaris KNPI Provinsi Riau, Ade Hariasanti, seraya mengakhiri pernyataan persnya.

Terpisah, media ini mencoba melakukan upaya Konfirmasi kepada Hengky Primana, sebagai wujudnyata dalam melaksanakan Penyeimbangan terhadap publikasi pemberitaan, sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik maupun Undang-Undang Pers yang berlaku, tentunya agar terhindar dari segala bentuk informasi bohong ataupun terhindar dari Berita Hoax. (MO/HMP/RLS/SM)

Sumber : DPD KNPI PROV. RIAU

Example 300250
Editor: Arm
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *