Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Optimalisasi PAD Jadi Indikator Kinerja 2026, Bapenda Kampar Libatkan Camat dan Kepala Desa

100
×

Optimalisasi PAD Jadi Indikator Kinerja 2026, Bapenda Kampar Libatkan Camat dan Kepala Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kampar, Harimaupagi.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar menggelar sosialisasi optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Kecamatan Siak Hulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja aparatur desa dan kecamatan menjelang penerapan indikator kinerja baru mulai tahun 2026.

Sosialisasi tersebut difasilitasi oleh Camat Siak Hulu, Irwansyah, S.STP, dan dihadiri Camat Perhentian Raja Fajri Hasbi S.STP, M.Si bersama jajaran kepala desa dari masing-masing 12 Kades dari Kecamatan Siak Hulu dan 5 Kades dari kecamatan Perhentian Raja. Rabu (21/1/2026) bertempat di Ruang Aula Kantor Camat Siak Hulu.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kepala Bapenda Kabupaten Kampar, Zamhur, ST, MM, hadir langsung sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa mulai tahun 2026, optimalisasi peningkatan PAD akan ditetapkan sebagai salah satu indikator penilaian kinerja pemerintah desa dan kecamatan.

“Optimalisasi PAD tidak lagi dipandang sebagai rutinitas administratif, tetapi menjadi bagian dari evaluasi kinerja pemerintahan di tingkat bawah,” ujar Zamhur.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama kebijakan tersebut diarahkan pada optimalisasi penerimaan pajak di masing-masing desa, melalui penguatan peran aparatur desa, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta pengelolaan potensi pendapatan secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 12 kepala desa dari Kecamatan Siak Hulu dan 5 kepala desa dari Kecamatan Perhentian Raja turut hadir dan mengikuti sosialisasi secara aktif. Kehadiran para kepala desa dinilai penting karena desa menjadi ujung tombak dalam upaya peningkatan PAD, khususnya dari sektor pajak dan retribusi.

Zamhur juga menyampaikan bahwa meskipun secara substansi kebijakan tidak mengalami perubahan besar, terdapat penyesuaian nomenklatur dan mekanisme pelaksanaan yang perlu dipahami secara menyeluruh oleh camat dan kepala desa agar implementasinya di lapangan berjalan efektif.

Melalui sosialisasi ini, Bapenda Kampar berharap seluruh perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa memiliki pemahaman yang sama, sehingga upaya optimalisasi PAD dapat berjalan selaras dengan target pembangunan daerah dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan Kabupaten Kampar. (MO/HMP/SM)

Sumber : LCI -RIAU

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *