Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

SMA Negeri 1 Siak Hulu Tutup Hari Terakhir Sekolah Ramadhan 1447 H dengan Pesantren Kilat

47
×

SMA Negeri 1 Siak Hulu Tutup Hari Terakhir Sekolah Ramadhan 1447 H dengan Pesantren Kilat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kampar, Harimaupagi.com – SMA Negeri 1 Siak Hulu menutup hari terakhir kegiatan belajar mengajar di bulan suci Ramadhan 1447 H dengan menggelar kegiatan Pesantren Kilat pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan yang sarat nilai spiritual ini diikuti oleh seluruh siswa dan tenaga pengajar sebagai wujud penguatan karakter religius di lingkungan sekolah.

Kegiatan dibuka dengan sholat Dhuha berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara inti. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an mengawali sesi utama, disusul sambutan kepala sekolah, tausiyah agama, dan ditutup dengan doa bersama yang khidmat. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan mewarnai setiap momen pelaksanaan Pesantren Kilat tersebut.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Siak Hulu, Drs. Andi Surya, dalam sambutannya menyampaikan pesan moral yang mendalam kepada seluruh siswa. Ia berpesan agar para pelajar senantiasa menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik dan terus bersungguh-sungguh dalam mengejar cita-cita. Harapan besar turut ia titipkan agar setiap siswa kelak dapat menjadi kebanggaan bagi orang tua dan para guru yang telah membimbing mereka.

Dalam sesi yang sama, Drs. Andi Surya juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh warga sekolah. Ia mengucapkan permohonan maaf lahir dan batin, sekaligus mengingatkan seluruh siswa agar kembali hadir ke sekolah pada Senin, 30 Maret 2026, tanpa menambah waktu liburan di luar ketentuan yang telah ditetapkan.

Tausiyah agama disampaikan oleh Ustad Syamsudin Nasution, S.Pd.I, yang mengangkat tema tentang tiga doa Malaikat Jibril yang diamini oleh Nabi Muhammad SAW saat menaiki mimbar. Ketiga doa tersebut merupakan peringatan keras bagi umat Islam, yakni kerugian bagi hamba yang tidak mendapatkan ampunan di bulan Ramadhan, kerugian bagi mereka yang tidak berbakti kepada kedua orang tua, serta kerugian bagi orang yang tidak bersholawat ketika nama Nabi Muhammad SAW disebutkan.

Pesan dari tausiyah ini dinilai sangat relevan dengan momentum Ramadhan yang sedang berlangsung. Ustad Syamsudin mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan sisa hari-hari Ramadhan sebagai kesempatan emas dalam memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi dengan orang tua, dan memperbanyak sholawat kepada Nabi. Pesan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang hadir dengan penuh perhatian.

Kegiatan Pesantren Kilat ini menjadi momentum yang bermakna bagi warga SMA Negeri 1 Siak Hulu sebelum memasuki masa libur Idul Fitri. Dengan memadukan nilai-nilai spiritual dan pesan pendidikan karakter, kegiatan ini diharapkan mampu menguatkan pondasi moral para siswa agar tetap istiqomah dalam kebaikan, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga sepanjang kehidupan mereka ke depan. (MO/HMP/DIK/SM)

Sumber : SMAN 1 Siak Hulu

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *