Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

SMAN 4 SIAK HULU : Syukuran dan Pelepasan Perdana Angkatan Pertama, Dari Belajar Numpang dan Tanpa Bangku, Kini Lulus 100 Persen

35
×

SMAN 4 SIAK HULU : Syukuran dan Pelepasan Perdana Angkatan Pertama, Dari Belajar Numpang dan Tanpa Bangku, Kini Lulus 100 Persen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kampar ,Harimaupagi.com -Sebuah momen bersejarah terukir di SMAN 4 Siak Hulu pada hari yang penuh haru dan kebanggaan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah sekolah yang masih muda ini, syukuran dan pelepasan siswa-siswi kelas XII digelar menjadi pelepasan perdana angkatan pertama yang benar-benar istimewa. Sebanyak 89 siswa kelas XII dinyatakan lulus 100 persen.

Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan secara akademik, tetapi juga menjadi pembuktian bahwa sebuah sekolah yang lahir dari kebersamaan, perjuangan, dan keikhlasan banyak pihak mampu berdiri tegak dan menghasilkan lulusan terbaik. Acara yang diinisiasi oleh para wali murid bersama komite sekolah ini berlangsung penuh kehangatan. Selasa (5/5/2026) bertempat di halaman sekolah SMAN 4 SIAK HULU

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Diiringi tarian pencak silat, tarian Tepak Sirih, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama yang mengharukan. Suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah tamu undangan dari berbagai perwakilan sekolah, tokoh dan pemuka masyarakat, serta orang tua wali murid yang hadir dengan penuh kebanggaan.

Deretan karangan bunga berjajar di sekitar lokasi acara sebagai simbol ucapan selamat dari berbagai pihak yang turut merasakan kebahagiaan atas pencapaian bersejarah ini. Kehadiran Ormas Lembaga Cakra Indonesia (LCI) pun turut mewarnai momen istimewa ini. Ketua Umum Ormas LCI, Sunggul Manalu, bersama Sekretaris Umum, Tri Wahyudi, hadir langsung sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya pelepasan perdana angkatan pertama SMAN 4 Siak Hulu yang penuh makna.

Kisah berdirinya SMAN 4 Siak Hulu adalah kisah perjuangan yang tidak biasa. Ide mendirikan sekolah ini pertama kali tercetus pada 2022 antara Aslim, M.Pd. yang kini menjabat sebagai Kepala SMA Olahraga Pekanbaru setelah sebelumnya menjabat Kepsek SMAN 2 Siak Hulu bersama Pak Jono, mantan Kepala Desa Lubuk Siam. Dari sebuah percakapan sederhana, lahirlah tekad yang menggerakkan banyak pihak. Datuk Jono dan Datuk Fitulano turut berperan aktif dalam mencari lokasi dan menggalang dukungan donatur. Lahan seluas 1,6 hektare pun akhirnya diperoleh melalui hibah mulia dari Bapak Miswadi, sebuah keikhlasan yang menjadi fondasi fisik berdirinya sekolah ini.

Dalam sambutannya, Aslim, M.Pd., selaku pendiri sekolah dengan rendah hati menegaskan bahwa ia tidak mengklaim dirinya sendiri sebagai satu-satunya pendiri. Baginya, SMAN 4 Siak Hulu adalah buah dari kolaborasi seluruh pihak yang rela berkorban tanpa pamrih di masa-masa paling sulit. Ia mengenang bagaimana di awal berdirinya, guru-guru harus mengajar tanpa kepastian gaji yang memadai, dan siswa harus belajar dalam kondisi serba kekurangan.” Ini bukan keberhasilan saya sendiri. Ini adalah hasil kolaborasi dari semua pihak yang percaya bahwa sekolah ini harus ada untuk anak-anak Siak Hulu,” ujar Aslim dengan penuh ketulusan.

Ketua Komite sekaligus Ketua Panitia, Ir. H. Bustan, menyampaikan sambutan yang menggetarkan hati. Ia mengenang suka duka tiga tahun perjalanan yang tidak pernah mudah terutama di masa kelas X dan XI ketika para siswa harus menumpang di sekolah lain dan belajar tanpa bangku karena gedung sekolah belum selesai dibangun.

Namun justru dari keterbatasan itulah karakter dan ketangguhan terbentuk. Ia menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua yang telah mempercayakan anak-anak mereka kepada SMAN 4 Siak Hulu.” Tanpa kalian para murid dan orang tua — sekolah ini tidak akan pernah ada. Kalian adalah alasan mengapa sekolah ini bisa berdiri dan bertahan,” ujar Bustan dengan penuh haru.

Yang membanggakan, seluruh rangkaian syukuran dan pelepasan ini diselenggarakan tanpa pungutan apapun kepada wali murid murni dari semangat kebersamaan dan gotong royong para tokoh dan pemuka masyarakat.” terang Ir. H. Bustan

Kepala Sekolah SMAN 4 Siak Hulu, Jufrizon, S.Pd., M.M., menyampaikan sambutan yang penuh rasa syukur dan kebanggaan. Ia mengumumkan bahwa seluruh 89 siswa kelas XII dinyatakan lulus 100 persen sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan bersama seluruh keluarga besar SMAN 4 Siak Hulu.

Jufrizon juga menyampaikan berbagai kabar baik tentang perkembangan sekolah ke depan jalan menuju sekolah dijadwalkan akan diaspal tahun 2026 ini berdasarkan informasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, dan fasilitas lokal sekolah kini siap menampung siswa baru dalam jumlah berapapun yang mendaftar. Dari 22 tenaga honorer yang mengabdi di awal berdirinya sekolah, kini 20 orang telah berstatus ASN, 33 orang telah diangkat P3K meski sebagian bertugas di sekolah lain, dan 15 orang masih berstatus honorer. Ia juga menyampaikan dua kebutuhan mendesak yang masih diperlukan sekolah rumah penjaga sekolah dan mushola,” jelasnya

Jufrizon menitipkan pesan yang tulus kepada seluruh lulusan angkatan pertama ini agar tidak berpuas diri dengan kelulusan SMA semata. “Jangan hanya puas sampai di sini. Persiapkan bekal untuk masa depan, teruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kalian adalah bukti bahwa dari sekolah yang lahir penuh perjuangan ini, generasi terbaik bisa dilahirkan,” pesannya. Acara diakhiri dengan prosesi penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) kepada seluruh siswa kelas XII serta pemberian piala penghargaan kepada tiga siswa berprestasi Juara 1, 2, dan 3 yang menjadi puncak kebanggaan dari momen bersejarah yang takkan terlupakan ini.

Ketua Umum Ormas LCI, Sunggul Manalu, yang hadir menyaksikan langsung keseluruhan rangkaian acara menyampaikan kekaguman dan apresiasinya atas perjuangan luar biasa yang telah ditempuh oleh seluruh pihak dalam membangun dan mempertahankan SMAN 4 Siak Hulu hingga menghasilkan lulusan pertamanya. “Ini bukan sekadar pelepasan siswa. Ini adalah kemenangan semua pihak yang tidak pernah menyerah para pendiri, guru, orang tua, dan terutama para siswa yang bertahan dan berjuang dari kondisi yang jauh dari sempurna. Ormas LCI bangga hadir menyaksikan sejarah ini,” ujar Sunggul Manalu.

Sementara Sekretaris Umum LCI, Tri Wahyudi, menambahkan bahwa kisah SMAN 4 Siak Hulu adalah bukti nyata bahwa pendidikan yang lahir dari keikhlasan dan gotong royong akan selalu menemukan jalannya untuk berdiri kokoh dan berdampak bagi masyarakat. (MO/HMP/DIK/SM)

Sumber : LCI-RIAU

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *