Kampar, Harimaupagi.com – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kampar terus menepis stigma bahwa tugas kepolisian hanya berkutat pada penegakan hukum semata. Melalui langkah terobosan yang humanis, institusi baju cokelat ini membuktikan peran nyata sebagai motor penggerak kesejahteraan ekonomi masyarakat agraris.
Aksi nyata tersebut ditunjukkan lewat pengawalan dan pengantaran langsung hasil bumi para petani menuju gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Kampar pada Kamis (04/06/2026). Langkah hilirisasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid, S.H., guna memastikan serapan pasar berjalan optimal.
Dalam misi ketahanan pangan tersebut, Kapolsek turut didampingi oleh personel Bhabinkamtibmas, Aipda Romi Candra dan Bripka Suhendro, S.H., serta Kepala Desa Kayu Aro, Parmono. Tim mengawal armada pengangkut hasil bumi dari wilayah Kecamatan Kampar Utara menuju pusat penyimpanan logistik milik negara.
Adapun komoditas pangan yang berhasil dikirimkan berjumlah total 2 ton jagung pipil kering. Pasokan tersebut bersumber dari dua basis produksi lokal, yakni 1 ton milik Kelompok Tani Kasang Singkuang (Desa Ranah Singkuang) dan 1 ton dari Kelompok Tani Hijrah Lestari (Desa Kayu Aro).
Kapolres Kampar melalui Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid, S.H., menegaskan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pihak kepolisian berkomitmen meretas jalur birokrasi pasar agar petani mendapatkan kepastian harga yang adil.
Melalui kemitraan strategis bersama Bulog Kampar, komoditas jagung pipil milik masyarakat berhasil diserap dengan harga Rp6.400 per kilogram dengan prasyarat kadar air di bawah 14 persen. Angka pembelian ini dinilai sangat menguntungkan serta mampu memotong rantai tengkulak yang kerap merugikan petani lokal.
“Kami hadir tidak hanya saat penanaman dan monitoring pertumbuhan saja, melainkan wajib mengawal hingga fase penjualan pasca-panen. Ini adalah fondasi penting agar para petani di Kampar Utara semakin bergairah dalam mendukung program swasembada pangan nasional,” ujar AKP Asdisyah Mursyid.
Langkah taktis yang digagas oleh Kapolsek Kampar ini menuai gelombang apresiasi positif dari kalangan pengurus kelompok tani dan perangkat desa. Kehadiran aktif aparat kepolisian di area gudang pangan dinilai memberikan rasa aman sekaligus jaminan keadilan bagi hak-hak ekonomi masyarakat tapak.
Kegiatan serah terima logistik yang berlangsung hingga pukul 12.45 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Polsek Kampar memastikan program pendampingan hulu-hilir ini akan dijadikan sebagai agenda berkala pada setiap momentum musim panen raya di wilayah hukum tersebut. (MO/HMP/POL/SM)


















