Harimaupagi.com, Kampar – Riau | Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru Polsek Siak Hulu, Aiptu Ady Suryono, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan intensif terhadap perkembangan komoditas tanaman jagung pipil di lahan pertanian warga. Kegiatan pemantauan berkala di sektor agraria tersebut dilaksanakan secara langsung di areal perkebunan pada Minggu (21/06/2026). Langkah taktis ini diambil sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap percepatan Program Asta Cita Pemerintah.
Kegiatan yang berlangsung di lahan Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar ini mengemban misi kemitraan strategis. Melalui fungsi pendampingan melekat kepada masyarakat dan kelompok tani, Polri berkomitmen membantu menaikkan grafik produktivitas sektor pertanian. Skema pengawasan berkala dari tingkat desa ini menjadi instrumen penting guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Lahan potensial seluas 10 hektare yang dikelola secara kolektif tersebut ditanami komoditas jagung pipil secara masif sejak tanggal 9 Mei 2026 lalu. Berdasarkan hasil pengamatan visual di lapangan, tegakan tanaman secara umum menunjukkan karakteristik perkembangan yang cukup baik dan sehat. Faktor geografis lingkungan sekitar juga terpantau sangat mendukung, di mana area persawahan hijau ini dipastikan aman dari ancaman kerawanan genangan air.
Di lokasi perkebunan, para petani terlihat aktif melakukan berbagai langkah perawatan berkala guna menjaga kualitas mutu komoditas hayati tersebut. Pekerja tani bergotong-royong melakukan pemasangan pagar jaring di sekeliling area untuk mengantisipasi potensi serangan hama monyet liar. Selain itu, buruh tani juga giat melakukan penyisipan terhadap benih tanaman yang tidak tumbuh maksimal, disertai pemberian pupuk dan pembersihan tanaman gulma pengganggu.
Meskipun secara umum tumbuh subur, petugas mendapati laporan adanya sebagian kecil tanaman yang mengalami fase pertumbuhan kurang optimal. Kendala teknis vegetatif tersebut dipicu oleh minimnya intensitas curah hujan lokal pada masa awal penanaman beberapa minggu yang lalu. Mengantisipasi penurunan kualitas produksi, kelompok tani gencar melakukan tindakan perawatan mandiri secara intensif agar tanaman kembali normal menjelang panen.
Di sela-sela pemantauan areal persawahan, Aipda Ady Suryono juga memanfaatkan momentum tatap muka untuk memberikan suntikan motivasi harian kepada para buruh tani. Bhabinkamtibmas mengajak elemen masyarakat sekitar agar tetap konsisten dan mempertahankan semangat yang tinggi dalam mengelola lahan pertanian mereka. Penguatan sektor agrikultur ini wajib disukseskan bersama karena menjadi salah satu skala prioritas pembangunan pemerintah.
Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, S.I.K., melalui Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., menegaskan bahwa kehadiran fisik jajarannya di sektor agraria merupakan bukti nyata pelayanan prima Polri. Aparat penegak hukum dituntut tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan semata, melainkan wajib aktif mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Polsek Siak Hulu memastikan pengawalan ini berjalan kontinu hingga masa panen raya.
Apabila kondisi cuaca tetap bersahabat dan pola perawatan berjalan konsisten, estimasi panen raya jagung pipil ini diperkirakan akan jatuh pada pertengahan Agustus 2026 mendatang. Melalui sinergi yang solid antara struktur Polri, pemerintah desa, pengurus KOPPSA-M, dan kelompok tani, hasil bumi yang melimpah diproyeksikan mampu tercapai. Surplus hasil panen ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah dan nasional. (MO/POL/HMP/SM)


















