Harimaupagi.com, Kampar – Riau | Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Siak Hulu kembali mempertegas draf komitmennya dalam mengawal program strategis swasembada pangan nasional secara komprehensif di tingkat wilayah. Langkah nyata tersebut diwujudkan langsung oleh Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., yang turun langsung ke lapangan memimpin pemantauan kondisi tanaman jagung pipil pada Kamis (18/06/2026). Agenda monitoring ini dipusatkan di hamparan lahan pertanian milik Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Kegiatan peninjauan intensif di kawasan agraria seluas kurang lebih 10 hektare tersebut dilaksanakan bersama dengan Ketua KOPPSA-M beserta jajaran pengurus kelompok tani setempat. Kehadiran perwira menengah Polri ini bertujuan utama untuk memastikan seluruh proses pertumbuhan vegetatif tanaman jagung pipil dapat berjalan dengan optimal. Selain itu, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk intervensi positif kepolisian dalam memberikan dukungan moral serta suntikan motivasi bagi kelompok tani agar terus meningkatkan produktivitas hasil bumi mereka.
Di lokasi perkebunan, Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., bersama Ketua KOPPSA-M meninjau langsung tata letak lahan, sebaran kesuburan tanah, hingga perkembangan kesehatan fisik tanaman dari draf bedengan ke bedengan. Momentum turun lapangan ini juga dimanfaatkan secara maksimal untuk membuka ruang draf komunikasi dua arah yang sangat cair. Polisi dan pengurus koperasi berdiskusi secara mendalam mengenai pola perawatan berkala serta menginventarisasi berbagai kendala teknis yang dihadapi petani selama masa tanam berjalan.
Dalam penyampaian arahannya, Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., menegaskan bahwa kegiatan pemantauan komoditas pangan pokok ini merupakan bentuk kepedulian riil dari institusi Polri terhadap penguatan sektor agraria. Sektor pertanian dinilai sebagai salah satu pilar paling krusial dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah pusat. Kapolsek berkomitmen untuk menyiagakan jajaran Bhabinkamtibmas, termasuk Aiptu Ady Suryono selaku pembina Desa Pangkalan Baru, untuk terus mendampingi warga.
“Melalui jalinan sinergi yang kokoh antara draf struktur Polri, pihak manajemen pengelola lahan KOPPSA-M, dan elemen masyarakat sekitar, kita optimis produktivitas pertanian di wilayah ini akan melonjak tajam. Output hasil panen komoditas jagung pipil ini nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi pasokan pangan yang masif serta stimulan manfaat ekonomi yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat luas,” ujar Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., secara optimis.
Berdasarkan hasil evaluasi dan draf pemeriksaan visual secara menyeluruh di lapangan, tegakan komoditas tanaman jagung pipil di atas lahan seluas 10 hektare milik KOPPSA-M Desa Pangkalan Baru tersebut dilaporkan tumbuh dengan karakteristik yang sangat baik. Seluruh vegetasi tanaman berada dalam kondisi yang sangat terawat berkat sistem pemeliharaan berkala yang diterapkan kelompok tani. Faktor lingkungan sekitar juga terpantau aman dari potensi ancaman hama endemik mapun banjir.
Pola pendekatan persuasif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan Polsek Siak Hulu ini mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi dari pengurus KOPPSA-M dan warga sekitar. Masyarakat menilai kehadiran langsung Kapolsek ke ladang memberikan rasa aman sekaligus draf kebanggaan tersendiri bagi para pekerja agrikultur. Sinergitas ini dinilai menjadi draf modal sosial yang sangat berharga dalam rangka membangun kemandirian dan stabilitas ekonomi pedesaan secara mandiri.
Rangkaian kegiatan kunjungan dinas dan monitoring ketahanan pangan di lahan KOPPSA-M Desa Pangkalan Baru ini berlangsung dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar hingga akhir acara. Polsek Siak Hulu menegaskan draf komitmennya untuk mengawal jalannya budidaya tanaman jagung pipil ini secara kontinu hingga memasuki fase panen raya. Pengawasan berkala bersama dinas pertanian terkait akan terus diperketat demi menyukseskan program swasembada pangan yang berkelanjutan di bumi Kampar. (MO/HMP/POL/SM)


















