Harimaupagi.com, Kampar – Riau | Jajaran Polsek Siak Hulu di bawah kepemimpinan Kapolsek Kompol Deni Afrial, S.Pi, M.H., terus bergerak aktif di lapangan guna mengawal kesuksesan Program Swasembada Pangan Tahun 2026. Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen kepolisian dalam menyukseskan Asta Cita Pemerintah di sektor ketahanan pangan nasional.
Sebagai ujung tombak di masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Pandau Jaya, Aipda Jandri Sofyantoni Purba, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil pada Sabtu (14/06/2026). Peninjauan ini menyasar areal pertanian yang dikelola langsung oleh Kelompok Tani Karya Mandiri.
Kegiatan monitoring berkala ini berlokasi di hamparan lahan pertanian Jalan Kruing Raya, RT 04 RW 16, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kehadiran personel Polri di tengah-tengah petani di lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut bertujuan untuk memantau langsung produktivitas pertanian warga.
Berdasarkan data di lapangan, komoditas jagung pipil yang ditanam sejak tanggal 17 Februari 2026 lalu tersebut menggunakan sekitar 12 kilogram bibit. Saat ini, vegetasi tanaman telah memasuki fase pertumbuhan akhir dan diestimasikan siap melakukan masa panen raya pada bulan Juni 2026 ini.
Guna mendongkrak kualitas hasil panen, para petani setempat diketahui rutin melakukan pemupukan berkala menggunakan pupuk jenis Urea dan Phonska. Selain itu, aspek pemeliharaan juga diperkuat dengan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menggunakan ramuan pestisida merek Amabas dan Lanet.
Kendati demikian, petugas mendapati fakta bahwa perkembangan tanaman jagung di lokasi belum menunjukkan pertumbuhan yang merata. Fenomena tersebut dipicu oleh rendahnya intensitas curah hujan di wilayah Kecamatan Siak Hulu pada awal masa tanam, sehingga berakibat pada kurang maksimalnya pertumbuhan sebagian batang jagung.
Di samping faktor cuaca, para petani juga harus menghadapi karakteristik lahan gambut yang memiliki tingkat keasaman (pH) cukup tinggi sehingga menghambat kesuburan tanah. Masalah tersebut kian kompleks dengan adanya gangguan eksternal berupa hama monyet liar yang kerap merusak sebagian tanaman jagung siap panen tersebut.
Menyikapi berbagai kendala itu, Aipda Jandri Sofyantoni Purba menutup kegiatan dengan memberikan motivasi agar kelompok tani terus melakukan perawatan intensif demi mendongkrak nilai ekonomi lokal. Melalui pendampingan yang konsisten dari Polsek Siak Hulu, diharapkan sinergi kamtibmas dan ketahanan pangan ini mampu mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Kampar. (MO/HMP/POL/SM)


















