Kampar ,Harimaupagi.com – Sungguh disesalkan, belum lagi ada informasi penambahan Kouta untuk Rombel di UPT SMPN 6 Siak Hulu. Kepsek UPT SMPN6 Siak Hulu H. Ahmad Ikrom, S.Ag menerima siswa melebihi Kouta.
Ini sudah keterlaluan,” ucap salah seorang wali siswa yang tidak mau disebutkan namanya, kami takut Bu apabila anak kami tidak bisa masuk sekolah.” karena menurut informasi jumlah Kouta untuk kelas 7 sebanyak 216 orang,” sementara Pak Ikrom sudah menerima siswa sebanyak 315 orang,” ucapnya sembari menghela napas. Jumat (17/7/2026) di Kantor LCI-RIAU.
Sehubungan SPMB telah selesai, dan diadakan Rapat Komite tentang Baju Seragam Sekolah. Dinyatakan Pihak komite sekolah mengkodinir Baju Seragam, dengan kesepakatan Baju Seragam senilai Rp. 1.600.000/Siswa, dengan jumlah Siswa 216 orang + 19 orang = 315 orang.
Saat ini, anggaran Baju Seragam telah di pungut yang sudah membayar sebanyak 315 orang. Untuk tagihan Tahap Pertama sebesar Rp. 142.750.000 dan disetor kepada bendahara sekolah, dan tagihan Tahap kedua sebesar Rp. 28.800.000 dan diserahkan kepada Bendahara sekolah dengan Total jumlah Rp. 171.550.000.
Hasil rekapitulasi dari baju seragam tersebut, ada juga sebanyak 19 orang siswa yang belum membayar sama sekali, sesuai pantauan di Group.
Kesimpulan :
Sekolah mengelola Baju Seragam Saat Ini sebanyak 315 orang X Rp. 1.600.000 = Rp. 504.000.000. dikurang uang yang sudah di setor kepada Bendahara sebanyak Rp. 171.550.000 menjadi = Rp. 332.450.000 sisa yang belum ditagih kepada siswa.
Info Harga baju seragam 4,5 Stel/Siswa SMP pada 5 Konfeksi (Mitra Kerja LCI) Rp. 1.000.000 dikali jumlah total siswa saat ini 315 X Rp. 1.000.000 = Rp. 315.000.000.
Keuntungan Sekolah : Rp. 600.000 X 315 Siswa = Rp. 189.000.000, ini apabila seluruh siswa membayar Lunas.” Karena Keuntungan Sekolah tersebut Begitu besar, Maka Pihak Ormas LCI-RIAU Selaku Sosial Control. Akan melayangkan surat dan melaporkan hal ini ke Disdikpora Kampar,” tegas Wakil Bendahara Umum. (Tim Garda SC) Sumber : LCI-RIAU


















