Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru Cek Tanaman Jagung KOPPSA-M

18
×

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru Cek Tanaman Jagung KOPPSA-M

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harimaupagi.com, Kampar – Riau | Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Siak Hulu terus memperkuat pengawalan dan pendampingan di sektor pertanian guna menyukseskan program strategis pemerintah pusat. Langkah konkret ini dilakukan demi memastikan ketahanan pangan di tingkat desa berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru, Aiptu Ady Suryono, turun langsung ke lapangan pada Sabtu (14/06/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Petugas meninjau langsung perkembangan tanaman jagung pipil di areal pertanian milik Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M).

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kegiatan monitoring berskala besar ini dipusatkan di lahan seluas 10 hektare yang berlokasi di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kawasan pertanian yang dikelola oleh Kelompok Tani KOPPSA-M tersebut saat ini difokuskan untuk komoditas jagung pipil dengan menerapkan pola tanam monokultur menggunakan sekitar 160 kilogram bibit.

Berdasarkan hasil pengecekan berkala di lapangan, tanaman jagung yang sudah ditanam sejak tanggal 9 Mei 2026 atau kini telah memasuki usia sekitar 30 hari, secara umum menunjukkan kondisi yang cukup baik. Di samping itu, kondisi geografis areal pertanian terpantau aman serta bebas dari kendala genangan air maupun ancaman banjir yang dapat merusak tanaman.

Meski demikian, dalam peninjauan tersebut petugas mendapati adanya sebagian kecil vegetasi tanaman yang mengalami pertumbuhan kurang optimal atau kerdil. Fenomena ini diindikasikan terjadi akibat dampak dari minimnya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah setempat pada masa awal proses penanaman beberapa waktu lalu.

Guna menyiasati kendala alam tersebut, para petani binaan dilaporkan telah melakukan berbagai langkah perawatan dan penanganan secara intensif dan khusus. Upaya pemeliharaan ekstra ini dilakukan secara konsisten dengan harapan mampu mendongkrak serta memaksimalkan kembali pertumbuhan batang jagung hingga menjelang masa panen tiba.

Melalui perawatan yang berjalan intensif, estimasi masa panen raya jagung pipil di lahan KOPPSA-M ini diprediksi akan terlaksana pada tanggal 19 Agustus 2026 mendatang. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, hasil produksi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak roda perekonomian para petani di Kecamatan Siak Hulu. (MO/HMP/POL/SM)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *